kata-kata semangat

Jgn.... mencintai setinggi langit kerana langit akan runtuh
Jgn... mencintai sedalam laut kerana laut akan surut

Jgn.... mencintai dunia kerana dunia akan hancur

Jgn.... mencintai bunga kerana bunga akan layu

Jgn.... mencintai manusia kerana manusia akan binasa

Cintailah Allah Yang Maha Kekal,Maha Bijaksana

listen al-quran dan terjemahan

Listen to Quran

JOM UJI KEPANTASAN ANDA

Typing Test

Visit the Typing Test and try!

DIARI UMMI

DIARI UMMI
DIARI UMMI

Saturday, 20 August 2011

DoA uNTuK mLm LaILaTuL QoDr

Aisyah r.a. bertanya kepada Rasulullah, katanya, "Ya Rasulullah s.a.w. andainya aku mendapati malam Lailatul-Qadar, apakah doa yang patut aku bacakan? Rasulullah s.a.w. berdoa dengan doa: 



 Maksudnya:
    " Ya Allah! Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, oleh itu berilah
    keampunan-Mu untukku. "



Petikan dari :
FIQH & Perundangan Islam Jilid II
Wahbah al-Zuhaili
Terbitan Dewan Bahasa dan Pustaka.

PeTaNdA MaLaM LaILaTuL QoDr

Kata sesetengah ulama, Lailatulqadar berlaku pada satu malam tertentu seperti malam 21 dan 23 Ramadan. Ini menurut Imam Syafie r.a dan sesetengah ulama kerana ada hadis Bukhari dan Muslim yang menceritakan Lailatulqadar berlaku pada malam tersebut sehingga Rasulullah saw sujud dan dahinya yang mulia masih berlumuran tanah pada malam itu. Ada sesetengah ulama, tidak menentukannya secara pasti dan ada juga ulama terutama dari kalangan para zuhad dan sebagainya mengira dengan hari permulaan puasa.

Menurut mereka sekiranya permulaan puasa jatuh pada hari :

  • Ahad atau Rabu = Lailatulqadar ialah pada hari yang ke-29.
  • Jumaat atau Selasa Lailatulqadar ialah pada hari yang ke-27.
  • Khamis = Lailatulqadar ialah pada hari yang ke-25 Ramadan.
  • Sabtu = Lailatulqadar ialah pada hari yang ke-23.
  • Isnin = Lailatulqadar ialah pada hari yang ke-21.

Demikianlah kaedah yang diguna pakai oleh sebahagian ulama termasuk Imam Abul Hasan r.a. Tegas beliau: Aku tidak pernah terlepas malam Lailatulqadar tersebut dengan menggunakan kaedah ini.

Tanda Dan Alamat
Tanda dan alamatnya adalah banyak, antara lain malam itu sendiri berlalu dengan penuh keheningan dan tenteram, angin bertiup lembut sepoi-sepoi bahasa dan esoknya, pada pagi hari kelihatan langit agak redup dan cahaya matahari tidak begitu menyinari ruang angkasa dan macam-macam lagi.

Hikmah
Hikmatnya ialah apabila seseorang mengetahui malam Lailatulqadar tersebut, maka eloklah diperbanyakkan doa dan istighfar juga ibadat pada malam dan keesokannya, untuk mendapatkan fadilat hari yang penuh berkat dan mulia itu. Yakinlah apabila seseorang itu bersedia setiap malam Ramadan dengan ibadat, sekurang-kurangnya bersolat jemaah setiap waktu, Maghrib, Isyak dan Subuh, kata ulama dia pasti memperoleh fadilat malam Lailatulqadar

Oleh itu bersolatlah dengan tekun dan berterusan terutama pada bulan Ramadan al-Mubarak ini. Walau tinggal beberapa hari saja lagi malam-malam di bulan Ramadhan, pastikan kita menjadi juara diakhirnya nanti. Semoga Ramadhan kali ini menjanjikan kita kemenangan. Kemenangan melawan dan menguasai hawa nafsu. InsyaAllah.

TaNdA-TaNdA LAILaTuL QoDR

Dinamakan lailatul qodr karena pada malam itu malaikat diperintahkan oleh Allah swt untuk menuliskan ketetapan tentang kebaikan, rezeki dan keberkahan di tahun ini, sebagaimana firman Allah swt :

إِنَّا أَنزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُّبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنذِرِينَ ﴿٣﴾
فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ ﴿٤﴾
أَمْرًا مِّنْ عِندِنَا إِنَّا كُنَّا مُرْسِلِينَ ﴿٥﴾

Artinya : ”Sesungguhnya kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi[1369] dan Sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan. Pada malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah, (yaitu) urusan yang besar dari sisi kami. Sesungguhnya kami adalah yang mengutus rasul-rasul.” (QS. Ad Dukhan : 3 – 5)
Al Qurthubi mengatakan bahwa pada malam itu pula para malaikat turun dari setiap langit dan dari sidrotul muntaha ke bumi dan mengaminkan doa-doa yang diucapkan manusia hingga terbit fajar. Para malaikat dan jibril as turun dengan membawa rahmat atas perintah Allah swt juga membawa setiap urusan yang telah ditentukan dan ditetapkan Allah di tahun itu hingga yang akan datang. Lailatul Qodr adalah malam kesejahteraan dan kebaikan seluruhnya tanpa ada keburukan hingga terbit fajar, sebagaimana firman-Nya :

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِم مِّن كُلِّ أَمْرٍ ﴿٤﴾
سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ﴿٥
Artinya : ”Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar.” (QS. Al Qodr : 4 – 5)
Diantara hadits-hadits yang menceritakan tentang tanda-tanda lailatul qodr adalah :

1. Sabda Rasulullah saw,”Lailatul qodr adalah malam yang cerah, tidak panas dan tidak dingin, matahari pada hari itu bersinar kemerahan lemah.” Diriwayatkan oleh Ibnu Khuzaimah yang dishahihkan oleh Al Bani.

2. Sabda Rasulullah saw,”Sesungguhnya aku diperlihatkan lailatul qodr lalu aku dilupakan, ia ada di sepuluh malam terakhir. Malam itu cerah, tidak panas dan tidak dingin bagaikan bulan menyingkap bintang-bintang. Tidaklah keluar setannya hingga terbit fajarnya.” (HR. Ibnu Hibban)

3. Rasulullah saw bersabda,”Sesungguhnya para malaikat pada malam itu lebih banyak turun ke bumi daripada jumlah pepasiran.” (HR. Ibnu Khuzaimah yang sanadnya dihasankan oleh Al Bani)

4. Rasulullah saw berabda,”Tandanya adalah matahari terbit pada pagi harinya cerah tanpa sinar.” (HR. Muslim)
Terkait dengan berbagai tanda-tanda Lailatul Qodr yang disebutkan beberapa hadits, Syeikh Yusuf al Qaradhawi mengatakan,”Semua tanda tersebut tidak dapat memberikan keyakinan tentangnya dan tidak dapat memberikan keyakinan yakni bila tanda-tanda itu tidak ada berarti Lailatul Qodr tidak terjadi malam itu, karena lailatul qodr terjadi di negeri-negeri yang iklim, musim, dan cuacanya berbeda-beda. Bisa jadi ada diantara negeri-negeri muslim dengan keadaan yang tak pernah putus-putusnya turun hujan, padahal penduduk di daerah lain justru melaksanakan shalat istisqo’. Negeri-negeri itu berbeda dalam hal panas dan dingin, muncul dan tenggelamnya matahari, juga kuat dan lemahnya sinarnya. Karena itu sangat tidak mungkin bila tanda-tanda itu sama di seluruh belahan bumi ini. (Fiqih Puasa hal 177 – 178)

aNiMaL StORy

Sekadar untuk berkongsi bersama.

Monday, 2 May 2011

Refresh H@T!



Bila kita memulakan sesuatu..
.
Kadang-kadang kita lupa letakkan niat
Kadang-kadang kita lupa baca Bismillah
Sebab tu bila ada masalah,
Kita cepat menyerah...


Bila kita berniat...
Kadang-kadang kita lupa letakkan usaha,
Kadang-kadang kita tunggu disergah baru hendak mengolah,
Sebab tu bila kerja tak menjadi,
Kita mula angkat kaki...


Bila kita berusaha...
Kadang-kadang lupa pula hendak berdoa,
Siang malam kerah tenaga dan masa...
Sebab tu bila kerja masih tak sempurna,
Kita mudah putus asa...


Bila kita berniat, berusaha dan berdoa...
Kadang-kadang kita lupa pula untuk bertawakkal pada Yang Esa.
Bertawakal pun pada bicara tapi di hati masih buta.
Sebab tu bila dilanda masalah,
Kita marah tak tentu hala...


Bila kita berniat, berusaha, berdoa dan bertawakal...
Kadang-kadang kita tetap alpa,
Nak sebut Alhamdulillah pun payah,
Berdoa pun sekali sekala,
Bersyukur sekejap cuma..


Sebab tu bila kita berjaya,
Allah datangkan ujian dan musibah...
Supaya kita ingat dan kembali ke jalan redha,
Tetapi kita kecewa sampai mencari jalan mudah..
Membenci diri memusuhi nadi.

Sedangkan...
Kita manusia ciptaan Allah,
Bernafas di udara yang sama,
Bila lemah Allah itu ada,
Bila derita Allah itu bersama,
Senang, susah, sedih, gembira...
Allah takkan lupa pada langkah kita.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...